Festival Pesona Wisata Raja Ampat Digelar Oktober Nanti

Festival Pesona Wisata Raja Ampat

Festival Pesona Wisata Raja Ampat akan digelar bulan depan. Bersama bersama dengan Festival Seni Budaya Papua Barat, acara ini merupakan dua festival unggulan Papua Barat yang masuk di dalam 100 Wonderful Event Nasional.

Festival Seni Budaya Papua Barat akan digelar lebih dulu di Manokwari terhadap 7-11 Oktober 2019. Sedangkan Festival Pesona Bahari Raja Ampat akan digelar terhadap 18-22 Oktober 2019 di Pantai Waisai Torang Cinta (WTC).

“Festival Seni Budaya Papua Barat th. ini masuk di dalam 100 Calender of Event Wonderful Indonesia, supaya Papua Barat kini miliki dua event pariwisata tingkat nasional,” ujar Menteri Pariwisata Arief Yahya di dalam Peluncuran Calender of Event Papua Barat 2019 di Gedung Sapta Pesona, Jakarta baru-baru ini.

Festival Seni Budaya Papua Barat memasuki th. keenam digelar. Tahun ini, festival ini akan menggelar beraneka lomba tari kreasi baru, lomba musik tradisional, lomba folksong, body painting, hingga lomba sebabkan kuliner khas Papua Barat.

Sementara itu, Festival Pesona Wisata Raja Ampat th. ini akan mengusung tema ‘Exotic Raja Ampat, From Ridge to Reef’. Festival ini akan menampilkan beraneka kegiatan, lebih dari satu di antaranya mengenal lebih dekat flora dan fauna Raja Ampat, aktivitas olahraga air layaknya snorkelin, diving, hingga island hopping ke Pulau Pianemo dan Kepulauan Fam.

Wakil Gubernur Papua Barat, M. Lakotani berharap, ke dua festival berikut mampu menarik kunjungan wisatawan nusantara dan mancanegara lebih banyak ulang ke Papua Barat.

“Potensi kekuatan tarik yang kami miliki adalah sumber kekuatan kelautan dan pariwisata yang benar-benar tinggi nilainya. Raja Ampat mewakili 75 prosen terumbu karang paling baik di dunia,” ungkap M. Lakotani.

Ia melanjutkan, 10 th. lalu, Papua Barat hanya dikunjungi oleh para peneliti. Tapi sejalan meningkatnya pariwisata diĀ agen bola Papua Barat, kunjungan wisatawan tetap meningkat.

Pada 2016, total kunjungan wisatawan ke Papua Barat meraih 17.680. Angka itu meningkat drastis terhadap 2018 sementara kunjungan wisatawan meraih 43.910, terdiri berasal dari 23.099 wisman dan 20.811 wisnus.

M. Lakotani terhitung memastikan bahwa kondisi Papua Barat kini udah kondusif untuk wisatawan pasca kerusuhan yang berjalan lebih dari satu sementara lalu.

“Saya mampu pastikan Papua Barat udah kondusif dan safe untuk tujuan apapun. Mau usaha atau melancong, kami pastikan jaminan keamanan,” pungkasnya.